Demikian disampaikan Direktur Lippo Village, Norita Alex, dalam keterangan tertulisnnya, seperti dikutip detikFinance, Jumat (4/2/2011).
Flyover dan Underpass di Lippo Village yang diresmikan pada hari ini diharapkan bisa melancarkan arus lalu lintas dari dan ke wilayah kota Lippo Village.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Underpass ini akan membuka akses ke Islamic Junction dan ke Lippo Village Central serta memudahkan arus lalu lintas di area ini," ucapnya.
"Populasi Lippo Village telah berkembang dengan pesat dan hal ini mengakibatkan peningkatan arus lalu lintas dari dan ke Lippo Village serta didalam wilayah kota. Kami terus membangun infrastruktur dan fasilitas untuk menjadikan kota ini tempat yang nyaman bagi para penghuninya selain juga memberikan nilai tambah pada harga properti di Lippo Village dan sekitarnya," tambah Alex.
Lippo Village memiliki ijin pengembangan 3000ha dibangun sejak tahun 1993. Di sana memiliki fasilitas kota seperti sarana pendidikan bertaraf internasional Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Dian Harapan dan Universitas Pelita Harapan (UPH), Siloam Hospital, Hotel Aryaduta dan lainnya. Saat ini penghuni LV mencapai 55.000 orang, terdapat 100.000 hingga 150.000 orang yang berkegiatan setiap harinya.
LPKR mentargetkan pendapatan proyek pada tahun 2010 mencapai Rp 3 triliun, dengan keuntungan laba bersih Rp 525 miliar. Pendapatan dan laba bersih mengalami kenaikan masing-masing 17% dan 35%.
Lippo Karawaci bergerak pada bidang Residential/Township, Retail Malls, Hospitals, Hotels dan Asset Management. Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kapitalisasi pasar Rp 12,11 triliun.
(wep/qom)











































