Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pembina Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) Teguh Satria, dalam seminar BTN Property Expo, di JCC, Senayan Jakarta, Senin (7/2/2011).
"Kalau BTN (Bank Tabungan Negara) bisa pertumbuhan 25-30% maka properti akan naik 15%," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasannya, sisi permintaan akan jauh lebih besar dibandingkan ketersediaan. Berdasarkan perhitungan REI, sisi permintaan bisa mencapai 200 square meter. Sedangkan supplai hanya setengahnya.
"Ofiice demand-nya besar. Sektor ini paling baik disamping residences. Properti akan tetap tumbuh hingga 2013, dan bahkan prediksi saya dikuartal I-2014 akan terjadi boom properti," ucapnya.
Selain itu, pertumbuhan sub sektor ritel juga masih menjanjikan, terlebih yang ada di luar ibukota Jakarta.
"Perlu diperhatikan ritel seperti mal, yang sudah tumbuh pesat. Tetap ada pertumbuhan,Β di daerah. Ini akan memicu pertumbuhan ritel," imbuhnya.
(wep/qom)











































