Demikian disampaikan Wakil Direktur PT Utama Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Evi Firmasyah di acara penutupan BTN Expo, JCC, Senayan Jakarta, Minggu (13/2/2011).
"Transaksi yang Rp 200-300 juta. Terbesar di Jabodetabek," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persebaran hunian yang terjual selama 8 hari pameran, lanjut Evi, merata. Mulai dari Tangerang, yaitu BSD (Serpong), Alam Sutera. Juga ada Bekasi, Kemang Pratama.
"Rata ya, daerah-daerah itu. Untuk rusumani kecil, karena mereka (pengembang) sebelum bangun 60% sudah ada pembelinya. Itu sudah secara otomatis," tuturnya.
Expo perdana ini akan diselenggarakan BTN secara rutin. Tahun depan penyelenggaraan masih di lokasi yang sama, yaitu Jakarta Convention Center. BTN Expo juga diharapkan dapat menjadi acuan (benchmark) masyarakat dalam membeli properti.
"(BTN Expo) Ini kan artinya upaya kita untuk membantu meningkatkan penjualan. Kenapa JCC? Karena akses di mana-mana gampang. Kalau diadakan di mal, kesannya (target market) menengah atas," ucapnya.
Selama pameran, tercatat 72.367 orang berkunjung. Di mana jumlah peserta mencapai 83 pengembang. Dari total transaksi Rp 1,9 triliun mengcover penjualan 4.219 unit. Di mana sebanyak 728 unit, transaksi sebatas pembayaran uang muka (DP/down payment) senilai Rp 310 miliar.
BTN juga memberikan promo suku bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) hingga 6,1% fixed satu tahun. Hal tersebut dilakukan menyambut ulang tahun ke-61 BTN.
(wep/dnl)











































