"Sebab masih ada sisa-sisa faktor krisis global, orang masih takut, orang stop dahulu, mungkin saja jadi terlambat," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan saat dihubungi detikFinance, Rabu (16/2/2011).
Namun Ridwan menambahkan, tidak menutup kemungkinan beberapa rencana pembangunan mal baru lainnya akan dipercepat. Sehingga bisa saja ada tambahan baru dari rencana pembangunan mal lainnya diluar dari 3 mal tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Colliers International, pada tahun 2010 lalu ada 4 pusat belanja yang telah berdiri di Jakarta yaitu Epicentrum Walk, Grand Paragon Gajah Mada, Cibubur Square dan Mall Gandaria. Total dari pusat belanja itu memberikan tambahan suplai baru hingga 166.000 meter persegi atau naik 4,4% dari total ruang ritel di Jakarta sebanyak 3,92 juta meter persegi.
Sementara itu untuk tahun 2011 hanya ada tambahan 3 mal di Jakarta yaitu MT Haryono Square, Kuningan City dan Kota Casablanca yang diperkirakan memberikan tambahan suplai luasan sektor ritel hanya 155.000 meter persegi atau turun dibandingkan 2010 lalu.
Pada tahun 2012 diperkirakan pertumbuhan mal di Jakarta akan mengalami kenaikan, diperkirakan akan ada tambahan suplai sampai 196.000 meter persegi. Beberapa mal yang direncanakan akan berdiri di 2012 yaitu Kemang Village, Ciputra World Jakarta, Green Tebet Food Center dan kemungkinan Galeria Glodok atau Citylofts.
(hen/qom)











































