Dilewati Fly Over, Harga Perkantoran Bakal Melejit

Dilewati Fly Over, Harga Perkantoran Bakal Melejit

- detikFinance
Kamis, 17 Feb 2011 11:38 WIB
Dilewati Fly Over, Harga Perkantoran Bakal Melejit
Jakarta - Harga perkantoran di kawasan yang dilewati jalur fly over (jalan layang) diperkirakan melejit. Salah satunya adalah kawasan perkantoran yang dilewati fly over Satrio yang membentang 3,5 Km (Kp Melayu-KH Mas Mansyur), Kuningan, Jakarta.

"Sekarang Pemda DKI sedang membangun jalan (fly over Satrio) sehingga bisa mengangkat value di daerah ini," kata Vice President PT Agung Podomoro Land, Handaka Santosa di acara soft launching Kuningan City AXA Tower, di Jakarta, Kamis (17/2/2011).

Sebagai pengembang, Handaka mengingatkan agar para konsumen saat membeli perkantoran tidak hanya melihat aspek manajemen pengelola yang berpengalaman. Namun yang terpenting lagi adalah aspek investasi dari membeli sebuah perkantoran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra Hartono dari Leads Property menambahkan, tingkat okupansi di kawasan perkantoran lain seperti Thamrin, Sudirman, Senayan sudah cukup tinggi. Sementara, okupansi di kawasan Satrio relatif masih rendah, dan diperkirakan bergerak menuju 90% hingga akhir 2011.

"Dengan jalan layang (fly over) akan membantu demand," kata Hendra.

Ia menggambarkan dari sisi harga sewa perkantoran di Jakarta, rata-rata masih tertinggi di kawasan Senayan dengan harga sewa US$ 24/M2/ bulan, sementara kawasan Mas Mansyur rata-rata  masih US$17/M2/bulan.

Gedung perkantoran The Oval Kuningan City atau yang lebih dikenal dengan AXA Tower yang berlokasi di JL. Prof Satrio akan beroperasi triwulan I-2012. AXA Tower dibandrol untuk kategori strate title (jual) US$ 2.350/M2, sementara harga sewanya US$ 20/M2/bulan.

Sebanyak 16 lantai (low zone) AXA Tower akan disewakan sementara 16 lantai (high zone) sisanya  dijual. Total lantai AXA Tower mencapai 32 lantai. Khusus untuk lantai yang dijual, dapat disewakan kembali dengan return of investment 7-8 tahun.

AXA Tower dilengkapi area parkir yang mampu menampung kurang lebih 3000 mobil, multi-purpose hall (ruang serba guna) berkapasitas 2500 orang. Selain itu ada beberapa fasilitas specialty shop, trendy bars, spa, fitnes centre, karaoke, cinema, supermarket, toko buku, perbankan dan lain-lain.

Berdasarkan data Colliers International, beberapa rencana pengoperasioan perkantoran baru yaitu:

Perkantoran baru berlokasi di CBD:


  1. Beroperasi tahun 2011 (dalam tahap konstruksi): 18 Park berlokasi SCBD, Allianz Tower lokasi Rasuna Said, Tempo Scan Tower lokasi Rasuna Said, K-Link Tower lokasi Gatot Subroto.
  2. Beroperasi tahun 2012 (tahap konstruksi): Ciputra Office Tower lokasi Satrio, Multivision Tower lokasi Rasuna Said, Office 8 lokasi Senopati, AXA Tower lokasi Satrio, Perkantoran Setiabudi lokasi Rasuna Said, World Trade Centre 2 lokasi Sudirman, The City Centre lokasi Mas Mansyur
  3. Beroperasi tahun 2012 (tahap perencanaan): Menara Prima 2 Mega berlokasi Kuningan.

Perkantoran baru berlokasi di luar CBD


  1. Beroperasi tahun 2011 (tahap konstruksi): Graha Kramat lokasi Kramat, Central Park Office Tower lokasi S. Parman, Menara Citicon lokasi S. Parman, Menara Satu lokasi Kelapa Gading, MT Haryono Square MT Haryono, Plaza Simatupang lokasi TB Simatupang.
  2. Beroperasi tahun 2012 (dalam tahap konstruksi): Menara 165 lokasi TB Simatupang, Wisma Pondok Indah 3 lokasi Iskandar Muda, Sovereign Plaza lokasi TB Simatupang, Alamanda Tower berlokasi TB Simatupang, Chitatex Tower TB Simatupang, Telavera Suite berlokasi TB Simatupang.
  3. Beroperasi tahun 2013 (tahap konstruksi): Green Tebet Office Tower berlokasi di MT Haryono
  4. Beroperasi tahun 2013 (dalam tahap rencana): Graha Elnusa 2 berlokasi Simatupang, Manhattan Tower 2 berlokasi di TB Simatupang.
 

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads