"Ini karena banyak ekspatriat rata-rata tinggal di wilayah Selatan," kata CEO Leads Property Hendra Hartono kepada detikFinance, Senin (21/2/2011)
Ia mengatakan rata-rata perusahaan multi nasional umumnya membuka kantor sejak jam 7.00 sampai 16.00. Bagi ekspatriat yang memiliki keluarga maka lokasi kantor di Simatupang menjadi tempat terdekat agar waktu mereka untuk bertemu keluarga lebih leluasa, tanpa harus bermacet-macet ria di jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan saat ini suplai perkantoran di Simatupang pada tahun 2011 relatif sedikit yaitu hanya 5000 meter persegi. Bahkan tahun 2011 ini tingkat okupansi di lokasi ini sudah mencapaiΒ 98%. Berdasarkan perhitungan, suplai perkantoran di Jakarta tahun 2012 akan berlimpah hingga 250.000 meter persegi dimana separuhnya ada di Simatupang.
"Diluar kawasan segitiga emas akan ada suplai 300.000 meter persegi dalam dua tahun kedepan (Jakarta)," katanya.
Terlepas dari itu semua, Hendra menggarisbawahi bahwa wilayah ini akan semakin menggeliat setelah dua ruas tol akan dibangun disekitarnya Simatupang yaitu Ulujami-Puri (W2) dan Depok-Antasari. Bahkan rencana pembangunan Mass Rapid Tranport (MRT) di Lebak Bulus akan semakin memperkuat kawasan ini sebagai pilihan per kantoran di Jakarta,
"Itu semua tentu akan mengangkat Simatupang, kawasan ini juga menghubungkan dua poros antara barat dan timur Jakarta. Apalagi menjadi simpul antara dua terminal yaitu Lebak Bulus dan Rambutan," katanya.
Meski ditaburi beberapa keunggulan, menurut Hendra banyak juga sisi kelemahan kawasan Simatupang diantaranya luasan jalan yangΒ sempit, bahkan kini sudah dihinggapi kemacetan. Selain itu, banyak fasilitas lain yang belum menopang seperti tak ada hotel, fasilitas mal belum lengkap.
Hendra juga menggarisbawahi, lokasi Simatupang masuk dalam wilayah hijau dengan mensyaratkan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) sebesar 20%. Artinya, dari luasan lahan yang ada hanya 20% yang boleh dibangun.
"Gedung-gedung (fisik) di Simatupang, belum bisa bersaing, dibandingkan segitiga emas. Kualitas fisik masiih terbatas, kosep yang dijual adalah hijaunya," jelasnya.
Berdasarkan data Colliers International, kawasan TB Simatupang akan banyak bermunculan gedung perkantoran baru yang akan beroperasi tahun 2012 (dalam tahap konstruksi). Gedung-gedung itu antara lain, Menara 165 lokasi TB Simatupang, Wisma Pondok Indah 3 lokasi Iskandar Muda, Sovereign Plaza lokasi TB Simatupang, Alamanda Tower berlokasi TB Simatupang, Chitatex Tower TB Simatupang, Telavera Suite berlokasi TB Simatupang.
(hen/qom)











































