Hal ini tergambar dari laporan Indonesia Property Market Cushman & Wakefield, Global Estate Solution, seperti dikutip detikFinance, Rabu (23/2/2011).
Berdasarkan statistik pasar atau sub pasar, kawasan DR Satrio memiliki total ruang perkantoran 115.364 m2, dengan tingkat kekosongan 0,4%. Sedangkan perkantoran yang dalam pembangunan mencapai 190.500 m2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk pasar jalan Gatot Subroto, memiliki tingkat kekosongan 16,2% dari total ruang tersedia 588.800 m2. Untuk pasar jalan MH Thamrin, tingkat kekosongan mencapai 24,9% dari total 500.850 m2.
Namun sewa perkantoran termahal sepanjang tahun 2010 masih dipegang wilayah Senayan dan sekitar. Dimana sewa untuk lokal mencapai Rp 217.200 per m2 per bulan. Diikuti dengan harga sewa perkantoran di Jalan DR Satrio, Rp 193.250 per m2 per bulan. Untuk Thamrin, Sudirman dan Kuningan, hargra sewa rata-rata masing-masing Rp 188.240, Rp 188.936, Rp 186.800 per m2 per bulan.
Harga sewa perkantoran berkategori grade A, dengan nilai tukar Rp 9.050 per dollar AS pada triwulan IV-2011.
(wep/ang)











































