Skema bedah rumah ini memang sudah dikenal melalui program resmi Kementerian Perumahan Rakyat yaitu dengan konsep rumah swadaya.
"Itu hanya stimulan bukan harga keselurahan, kalau sudah punya tanah, kayak bedah rumah lah," kata Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Setyo Maharso kepada detikFinance, Kamis (24/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan model pembangunan rumah semacam ini dikenal juga sebagai rumah pengembangan yang diperuntukan di wilayah luar Jawa, bukan untuk kota-kota besar seperti Jakarta.
Ujung tombak program ini adalah para pemda khususnya kabupaten/kota dalam menyiapkan lahan dan infrastruktur sementara pemerintah pusat mendukung pembangunan fisik.
"Ini sudah di mulai seperti di NTT kemarin," katanya.
Ia juga mengatakan pemerintah memang tengah menjajaki pengembangan rumah seharga US$ 3000 atau Rp 25-27 juta per unit. Konsep rumah seharga Rp 25-27 juta per unit ini kini sedang digagas Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Perumahan Rakyat. (hen/dnl)











































