RI Telat Kembangkan Rumah Super Murah

RI Telat Kembangkan Rumah Super Murah

- detikFinance
Jumat, 25 Feb 2011 14:54 WIB
Jakarta - Pengembangan rumah sangat murah diberbagai belahan dunia sudah lama dilakukan oleh negara-negara seperti India, China, dan Vietnam. Indonesia saat ini tengah ramai dengan wacana rumah super murah untuk rakyat miskin seharga Rp 5-10 Juta per unit.

Presiden Federasi Real Estat Internasional (FIABCI) Asia Pasifik Teguh Satria mengatakan negara-negara di dunia mengembangkan perumahan sangat murah dengan skala dan konsep yang berbeda.

"Di seluruh dunia, seperti di China, India, VietnamΒ  yang pernah saya lihat. Di China sebagian besar high rise building, paling kecil dengan ukuran 60," katanya kepada detikFinance, Jumat (25/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya hingga kini China termasuk negara yang banyak mengembangkan rumah apartemen sangat sederhana karena penduduknya banyak sekali. Sementara pemerintah India, meskipun berpenduduk besar justru lebih memilih rumah landed house atau rumah tapak.

"India murah, rakyatnya banyak sekali dengan dibuat landed house,Β  kalau China justru ke atas," katanya.

Ia menegaskan rumah super murah adalah murni program pemerintah dan cocok untuk wilayah pedesaan termasuk di wilayah perbatasan seperti Atambua, NTT. Sementara untuk wilayah perkotaan, konsep rumah sangat murah sulit direalisasikan, yang selama ini menjadi ranahnya pengembang.

"Sebenarnya itu bukan ranahnya REI atau FIABCI, bukan ranah pengembang. Rumah murah itu di rural area (pedesaan). Bukan untuk dijual, jadi sulit di urban (kota), pengembang itu urban area," jelas Teguh. (hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads