"Untuk limit beberapa juta, dengan limit sampai Rp 50 juta, dengan tanah tersedia BTN siap dukung," kata Wakil Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Evi Firmansyah cara Indikator Bisnis 2011 dengan tema Ancaman Inflasi dan Derasnya Modal Masuk di Pacific Place, Jakarta, Selasa (1/3/2011).
Evi menjelaskan mengembangkan rumah murah itu perlu dipikirkan biaya tanah dan pembangunannya. Apalagi saat ini harga tanah terutama di kota-kota sudah begitu tinggi, sehingga ia memastikan program rumah murah bisa teralisasi dengan dukungan tanah gratis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Pemerintah tengah menggodok hunian murah bagi masyarakat tak mampu, dengan kisaran harga Rp 20-26 juta per unit. Cetak biru (blue print) sedang disiaplam akan meliputi rumah, penetapan harga, lokasi serta dan jadwal pelaksanaan pembangunan.
Alokasi dana diambil dari program corporate social responsibility dan juga penghematan kementerian/lembaga lembaga (KL). Namun sebelumnya pemerintah harus mendapat memperoleh persetujuan DPR. (hen/dnl)











































