Bos Lippo Berharap Rumah Murah Jangan Hanya Wacana

Bos Lippo Berharap Rumah Murah Jangan Hanya Wacana

- detikFinance
Selasa, 01 Mar 2011 16:31 WIB
Jakarta - Presiden Direktur Lippo Group Theo Sambuaga mengharapkan agar rencana program pengembangan rumah murah seharga Rp 20-26 juta bukan hanya wacana. Theo yang memimpin salah satu perusahaan properti tebesar di Indonesia mengharapkan komitmen pemerintah dari program ini.

"Bagus, maksudnya kebijakan pengadaan rumah dalam rangka pemerataan. Teknisnya sendiri akan diatur. Jangan sampai tidak terealisir. Pengembang
juga tentu sudah mempersiapkan. Tapi harus ada komitmen yang kuat (dari pemerintah)," kata Theo Sambuaga di Hotel Ritz Carlton, SBCD Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Menurutnya pemerintah harus berkomitmen atas gagasan ini, yaitu harus memberikan subsidi tanah dan bangunan sekaligus. Ia mengapresiasi langkah pemerintah soal pengadaan hunian murah untuk masyarakat kurang mampu, meski mirip dengan program sebelumnya yaitu Rumah Sangat Sederhana (RSS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Angkanya ini kan range, patokan. tapi perlu policy subsidi lahan, juga bangunan," jelas Theo.  

Seperti diketahui, Pemerintah tengah menggodok hunian murah bagi masyarakat tak mampu, dengan kisaran harga Rp 20-26 juta per unit. Cetak biru (blue print) sedang disiaplam akan meliputi rumah, penetapan harga, lokasi serta dan jadwal pelaksanaan pembangunan.

Alokasi dana diambil dari program corporate social responsibility dan juga  penghematan kementerian/lembaga lembaga (KL). Namun sebelumnya pemerintah harus mendapat memperoleh persetujuan DPR.
(wep/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads