Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan pembangunan pusat niaga maupun mal hanya bagian dari pengembangan bisnis. Meskipun kata dia Perumnas akan tetap fokus pada tugas utamanya menyediakan rumah bagi masyarakat menengah ke bawah di Tanah Air.
"Konsepnya perumahan dengan sentra niaganya. Belum ada lahan, lahannya harus cukup, ada niat (kembangkan mal). Mungkin nanti di dalam Kota Baru Perumnas, kita akan masukan anak perusahaan sebuah mal, kerjasama dengan yang expert di bidang itu," jelas Himawan kepada detikFinance di kantornya, Jakarta, Kamis (3/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Program kita utama adalah sebagai public housing yaitu penyedia rumah. Sebagai entitas penyedia perusahaan properti kita harus merambah ke lain. Saat ini kita baru memiliki satu anak perusahaan di bidang properti komersial," ucapnya.
Ia menambahkan melalui anak usahanya yang berbisnis di bidang properti komersial, kini Perumnas sedang menggarap lokasi-lokasi perumahan komersial yang dilengkapi sentra-sentra niaga. Antara lain di Jakarta, Sentra Niaga, Pesona Metropolitan, dan Tanjung Balikpapan.
Dikatakannya lokasi proyek Perumnas yang bisa dibangun properti komersial seperti mal adalah Kota Baru Perumnas berupa integrated public housing senilai Rp 3,5 triliun di atas tanah seluas 40 hektar.Rencananya, proyek yang berlokasi di Pulo Gebang, Jakarta Timur ini akan mulai digarap pada Agustus 2011. Diperkirakan tenaga kerja yang bisa terserap sebanyak 350.000 orang. (hen/dnl)











































