Padahal di AS, Eropa, dan Timur Tengah harga sewa kawasan industri turun 1,2%.
Demikian hasil riset dari konsultan properti Cushman & Wakefield yang dikutip, Kamis (10/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di peringkat lokasi kawasan industri termahal di dunia, Singapura melonjak dari peringkat 19 ke peringkat 4 dengan peningkatan harga sewa sebesar 14,9%. Harga sewa di Jakarta dan sekitarnya melonjak sebesar 21,7%, dan di Beijing sebesar 17,5%.
Meski begitu, sampai saat ini, harga sewa properti di kawasan industri termahal berlokasi di London Heathrow dengan biaya total hunian 235 poundsterling per m2 per tahun.
Tokyo berada di posisi kedua (183 poundsterling per m2 per tahun), dan Jenewa (164 poundsterling per m2 per tahun) naik ke peringkat tiga dari peringkat empat di tahun sebelumnya.
"Data ini mengkonfirmasi dari stabilnya posisi pasar Asia yang selalu berada di peringkat atas. Tokyo dan Hong Kong secara konstan termasuk sebagai lokasi kawasan industri termahal di dunia, dan tujuh dari sepuluh lokasi dengan pertumbuhan tercepat ada di Asia," ujar Barrie David dari Cushman & Wakefield Research Group.
(dnl/hen)











































