"Jumlah masyarakat kelas menengah yang masih belum memiliki tempat tinggal yang sesuai dengan status sosial mereka juga bertambah. Atas dasar itu, kami masih optimis dengan potensi pasar pada segmen bisnis ini," ungkap Executive Vice President (EVP) Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S. Nasution melalui siaran persnya, Senin (14/3/2011)
Bank Mandiri telah mengucurkan KPR sebesar (unaudited) Rp 5,31 triliun sampai dengan Desember 2010, atau naik 61,5% dari Rp 3,29 triliun pada akhir 2009, dengan rasio kredit bermasalah di level 2,06%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada triwulan IV-2010, pangsa pasar KPR Bank Mandiri sebesar 11,93%. Untuk meningkatkan penguasaan pasar KPR , perseroan terus melakukan pengembangan jaringan distribusi pemasaran serta memperkenalkan skema KPR yang disesuaikan dengan profile resiko dan kebutuhan setiap nasabah.
Saat ini, Bank Mandiri memiliki lebih dari 50 Processing Center yang terdiri dari 20 consumer loan processing center dan 37 consumer loan processing outlet yang terletak di kota-kota besar dan kecil yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dikatakannya keberadaan processing center tersebut diharapkan dapat semakin mendekatkan Bank Mandiri dengan nasabah sehingga proses persetujuan KPR dapat diperoleh nasabah dengan lebih cepat.
"Pada saat ini suku bunga yang diberikan kepada calon nasabah sangat menarik dan kompetitif yaitu mulai dari 8,88% per tahun fixed selama 1
tahun untuk pembelian rumah baru dari developer-developer yang telah kerjasama dengan Bank Mandiri," imbuhnya.
Skema pembiayaan yang saat ini dimiliki Bank Mandiri meliputi KPR reguler yaitu untuk pembelian rumah dalam kondisi baru maupun lama. KPR Duo yaitu bagi nasabah untuk dapat memiliki rumah baru dan kendaraan dalam satu fasilitas kredit sekaligus), KPR fleksible yaitu memberikan fasilitas revolving selama jangka waktu tertentu atas sebagian dari fasilitas kredit.
Selain itu, ada KPR angsuran berjenjang yaitu nasabah akan memperoleh keringanan pembayaran sebagian pokok selama tiga tahun pertama. KPR top up yaitu nasabah eksisting KPR yang lancar dapat menambah outstanding pinjamannya untuk kebutuhan lain.
KPR takeover yaitu pemindahan fasilitas KPR dari bank lain ke Bank Mandiri dan KPR konstruksi yaitu fasilitas yang diberikan kepada nasabah untuk membiayai pembangunan rumah tinggal di kavling milik calon debitur dengan menggunakan jasa kontraktor yang dipilih oleh calon debitur.
(hen/dnl)











































