Demikian disampaikan oleh Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa usai rapat dengan Komisi V DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2011).
"Target tahun ini 100 ribu, yang bankable 50 ribu dan yang non bankable 50 ribu. Ada yang Rp 5-10 juta untuk petani penggarap, buruh harian dan nelayan. Sementara wirausaha mikro dan pekerja kontrak harganya Rp 20-25 juta dengan cicilan Rp 160-220 ribu per bulan atau 15% dari penghasilan," tutur Suharso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, ujar Suharso, Jawa Timur sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan 6.000 unit rumah murah di tahun ini. Kota-kotanya di Surabaya, Malang, dan Mojokerto.
"Harga rumah seperti itu dengan lahan yang tersedia makin mungkin, bahkan untuk ukuran 36 meter persergi. Saya pastikan 6.000 unit tahun ini. Ini hanya 1 daerah dan masih 1 kota. Nanti ada lagi di kabupaten lain. Di tempat ini terbesar, di tempat lain tidak ada yang sebesar itu," papar Suharso.
(dnl/dnl)











































