Bangun Hotel Bintang 5, Agung Podomoro Incar 15 Ha Tanah di Bali

Bangun Hotel Bintang 5, Agung Podomoro Incar 15 Ha Tanah di Bali

- detikFinance
Kamis, 24 Mar 2011 14:45 WIB
Bangun Hotel Bintang 5, Agung Podomoro Incar 15 Ha Tanah di Bali
Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengincar lahan seluas 5-15 hektare (ha) di Bali. Perseroan akan mengembangkan hotel bintang 5 dengan konsep resort, rencana pembangunan ini melengkapi dua hotel yang juga akan hadir di kota Jakarta.

Demikian disampaikan Direktur Pengembangan Agung Podomoro Indra Wijaya, di Senayan City, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

"Bali, sedang dalam tahap negosiasi. Kita sedang bicara di beberapa lokasi. Kalau bisa tahun ini atau tahun depan," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep hotel yang diinginkan perseroan adalah resort yang menyatu dengan alam. Perseroan membutuhkan 5-15 ha lahan untuk berdirinya hotel bintang 5 di pulau Dewata tersebut.

"Kita pilih lokasi kalau nggak di dekat pantai, tebing, atau gunung. Mudah-mudahan bisa menjadi hotel bintang 4 atau 5," paparnya.

Rencana pengembangan usaha hotel bertujuan menambah pendanaan berkelanjutan (recurring income) perseroan dalam 5 tahun ke depan. Akuisisi lahan di Bali menjadi pelengkap bisnis hotel yang juga akan hadir di Jakarta.

"Jadi kita ingin setidaknya ada 3 hotel tahun ini. Dan sampai 2015, bisa 10 hotel," ucap Indra.

Satu hotel di Jakarta, PullmanHotel, Podomoro City rencananya beroperasi Juni 2011. Kini hotel di wilayah Tanjung Duren tersebut sedang dalam tahap penyelesaian.

Rencananya hotel bintang 5 tersebut siap beroperasi Juni 2011 dengan menyediakan 300 kamar. "Kami akan kerja sama dengan operator yang berpengalaman. Pullman, baru pertama kali di Jakarta, sebelumnya buka di Bali," katanya.

Perseroan juga berencana mengembangkan hotel berbintang 2 (CityHotel) di kawasan Thamrin Jakarta. Manajemen telah menyiapkan sejumlah dana dari sisa IPO di November 2010 lalu untuk membangun hotel tersebut.

"Nilainya nggak besar ya. Tapi kami masih dalam tahap penjajakan, sudah ada bangunan," tuturnya.

Seperti diketahui, Agung Podomoro telah membentuk dua anak usaha khusus mengurus perhotelan, yakni PT Central Pesona Palace (CPP) dan Central Indah Palace (CIP). CPP akan mengelola hotel Pullman, Central Park. Sedangkan CIP, ke depan mendapat tugas mengelola hotel bintang 2 di Thamrin, Jakarta.

"Pendirian anak usaha hanya antisipasi, karena untuk urus hotel harus perusahaan terpisah," tegas Indra.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads