Agung Podomoro Bangun Kawasan Terintegrasi 10 Ha di Rasuna Said

Agung Podomoro Bangun Kawasan Terintegrasi 10 Ha di Rasuna Said

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 24 Mar 2011 15:10 WIB
Agung Podomoro Bangun Kawasan Terintegrasi 10 Ha di Rasuna Said
Jakarta -

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berniat mengembangkan kawasan Mix Use baru, dengan mengakuisisi 10 hektar lahan di Kuningan, Jakarta. Perseroan telah menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk akuisisi ini.

"Dalam kota, kita dalam tahap negosiasi lahan 10 ha. Di kawasan Kuningan. Kita perlu dana Rp 1 triliun," kata Direktur Pengembangan APLN, Indra Wijaya, di Senayan City, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Perseroan akan mengembangkan kawasan Mix Use baru di kota Jakarta, berupa pusat belanja, perkantoran, dan apartemen. Ia mengaku, Agung Podomoro tetap pengembangan hunian vertikal, dalam 5 tahun ke depan. Harapannya, konsep Back to The City dapat terealisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negosiasi pembelian lahan masih terus berlangkung antara manajemen dengan calon penjual. Tidak disebutkan secara rinci, siapa si pemilik lahan. Namun rumor yang berkembang di pasar, si empunya tanah adalah grup Bakrie, melalui salah satu anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

Menurut salah satu pelaku pasar, APLN telah menyiapkan dana US$ 150 juta untuk mengambilalih 8 ha lahan di Rasuna Epicentrum.

"Sampai saat ini kita masih dalam tahap negosiasi dengan pemilik lahan, belum bisa ditentukan kapan rencana ini terealisasi," ucap Indra.

"Sumber pendanaan masih dijajaki, selain dari internal kami juga bisa memperoleh dana dari perbankan dan pasar modal," tambahnya.

Namun Direktur Keuangan APLN, Cesar dela Cruz mengungkapkan, besar kemungkinan perseroan untuk menerbitkan obligasi global untuk menambah dana akuisisi lahan di Kuningan, Jakarta tersebut.

Hingga akhir tahun lalu, APLN membukukan laba bersih Rp 241,9 miliar, meroket 589% dibanding sebelumnya, Rp 35,3 miliar. Penjualan juga bertumbuh (dan pendapatan sewa) 126,5% menjadi Rp 1,93 triliun.

Incar Pendapatan Rp 2,8 Triliun Tahun Ini

Agung Podomoro incar pendapatan Rp 2,895 triliun di 2011, naik 50% dari periode lalu, Rp 1,93 triliun. Kontribusi pendapatan masih dioptimalkan dari penjualan sejumlah proyek apartemen Mix Use serta pendapatan sewa dari perkantoran dan pusat belanja.

"Target, pendapatan diharapkan 50% lebih baik dari tahun lalu," jelas Wakil Direktur Utama APLN, Handaka Santosa di Senayan City Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Ia menambahkan, porsi pemasukan dari penjualan apartemen masih tinggi di tahun 2011, atau sekitar 95% dari total pencapaian APLN. Sisanya, dikontribusikan dari pendapatan berkelanjutan (reccuring income), misalkan sewa perkantoran dan pusat belanja.

"Recurring income diharapkan akan seimbang, 50:50 dalam 5-6 tahun ke depan. 2010, masih 5% untuk pendapatan sewa," ucap Cesar M. Dela Cruz, Direktur Keuangan APLN.

Cesar menegaskan, untuk tahun 2011 perseroan menganggarkan belanja barang modal (capex) sebesar Rp 3 triliun. Dana ini digunakan untuk menyelesaikan sejumlah proyek APLN, seperti Kuningan City, Green Lake Sunter, Green Permata, dan lainnya.

"Dananya dari sisa IPO masih ada sekitar Rp 700 miliar. Juga ada dari kas internal, dan pinjaman bank. Kalau pinjaman per proyek, sudah dianggarkan," imbuh Cesar.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads