Hal itu diutarakan Mustafa di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (13/4/2011).
"BUMN kita yang ikut dalam tender itu yang paling berpengalaman. Semua, kita minta mereka profesional independen. Jadi kalau disebut kurang baik saya kurang bisa menerima, karena semuanya menjalani sesuai aturan prosedur aturan BUMN," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa nanti akan ditender ulang atau dikaji ulang, saya akan meminta pada BUMN kita untuk mengikuti aturan itu," ujarnya.
Beberapa BUMN yang sudah ikut tender adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT PP Tbk (PTPP), PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Nindya Karya. Sampai saat ini, belum adan pengumuman hasil tendernya karena belum rampung.
"Mudah-mudahan berjalan lancar. Kita harapkan kita (BUMN) yang menang ya," imbuhnya.
(ang/dnl)











































