Kepala Bidang Perkotaan dan Permukiman Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Hari Ganie mengungkapkan, cepatnya pertumbuhan penduduk Indonesia akan membuat banyaknya permintaan untuk tempat tinggal. Hal ini lah yang menjadi daya tarik bisnis pengembang properti di Indonesia.
"Pertumbuhan Indonesia itu cepat sekali. Ini membuat permintaan rumah akan terus tumbuh. Disinilah pengembang melihat sebagai potensi," katanya dalam jumpa pers di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (26/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sensus penduduk 2010 terlihat per tahun menambah 3 juta orang, sama kaya Bogor. Sepuluh tahun 1 Jabodetabek," ujarnya.
Hari mencontohkan kota Samarinda yang terbilang kecil saja memiliki penjualan rumah sebesar Rp40 miliar. Hal ini menunjukkan akan adanya pengembang baru yang akan hadir untuk memenuhi kebutuhan rumah.
"Kota kecil seperti Samarinda saja, dia punya sale bisa 40 miliar rupiah. Ini menunjukkan akan muncul pengembang baru," ujarnya.
Di samping itu, Hari menambahkan di Indonesia sudah terlalu banyak kota yang tidak nyaman huni dan menyebabkan banyak penduduk yang mencari kota-kota nyaman lain untuk ditinggali.
(ade/hen)











































