Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto mengatakan pada semester pertama 2011 kredit konsumer BNI mencapai Rp 22,3 triliun.
“Kami yakin hingga akhir 2011 kami bisa mencapai target sebesar Rp 25 triliun atau tumbuh 30%,” jelas Darmadi di Kantornya, Gedung BNI, Sudirman, Jakarta, Rabu (6/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga akhir tahun, kami harap KPR bisa mencapai Rp 18 triliun," tuturnya.
Saat ini, sambungnya, rata-rata suku bunga KPR kami antara 8,75-12,5% per tahun.
BNI terus mengembangkan KPR dengan menggandeng 1.000 developer. Saat ini menurutnya, booking pinjaman KPR BNI setiap bulannya rata-rata mencapai Rp 800 miliar-Rp 900 miliar.
"Pada Juni saja booking pinjamannya mencapai sekitar Rp 1,8 triliun," katanya.
BNI jelas Darmadi juga melakukan sejumlah program khusus dengan developer tertentu.
Salah satunya program atau one day approval yang memberikan kecepatan persetujuan pinjaman bagi nasabah. "Untuk program ini kami bekerja sama dengan developer besar. Kecepatan penting walaupun tidak mudah diberikan," ungkapnya.
(dru/dnl)











































