Transaksi Properti Melandai Jelang Puasa dan Lebaran

Transaksi Properti Melandai Jelang Puasa dan Lebaran

- detikFinance
Jumat, 08 Jul 2011 10:02 WIB
Transaksi Properti Melandai Jelang Puasa dan Lebaran
Jakarta - Pengembang properti memperkirakan transaksi penjualan properti akan melandai di Juli-Agustus 2011. Hal ini disebabkan karena lokasi belanja masyarakat akan lebih difokuskan pada masalah keperluan Puasa dan Lebaran ketimbang perumahan.

"Pengaruh puasa terhadap pembelian rumah ada pengaruh tapi tak terlalu signifikan, kalau Puasa mendekati Lebaran memang seperti itu. Namun setelah itu akan kembali normal bahkan akan melonjak," kata Sekjen Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy kepada detikFinance, Kamis (7/7/2011).

Eddy sangat optimistis pasar properti tahun 2011 sangat menjanjikan karena ditopang oleh geliat ekonomi yang tinggi. Ia memperkirakan adanya pemberian bonus kepada pekerja formal jelang Lebaran justru akan mendorong tingkat pengajuan KPR atau pembelian rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kalau sebelum Puasa dan Lebaran ada sedikit pengaruh, karena orang siap-siap kebutuhan lain," katanya.

Meski tak merinci secara detail, ia tetap optimis transaksi properti 2011 akan menembus Rp 110 triliun. Sektor residensial atau perumahan (landed house) masih dominan disusul sektor apartemen, industri maupun komersial.

"Kalau itu target kita masih yakin 15%, pengembang siap untuk itu," katanya.

Permintaan pasar properti di daerah, lanjut Eddy, kini terus tumbuh sangat pesat. Ditandai banyaknya proyek-proyek pengembang tersebar merata ke berbagai daerah.

"Kalau landed house masih dominan, lalu apartemen daerah tertinggi masih Jakarta dan Surabaya, secara nasional landed house cukup besar," katanya

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads