Menurut Catatan Ray White Indonesia, Bali memiliki 30 kondotel baru yang sedang dibangun dan dalam tahap pengembangan. Dengan konsep baru ini, kondotel menjadi alternatif investasi karena mendatangkan imbal hasil (yield) menjanjikan secara periodik.
Hal ini disampaikan Country Diretor Ray White Indonesia Johann Boyke Nurtanio di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondotel menyediakan luas unit yang lebih kecil dibandingkan hotel komersial pada umumnya. Namun model kepemilikan pada tiap unit, investor memiliki peluang mendapatkan passive income dengan beroperasinya hotel. Apalagi Bali masih dikenal sebagai kota destinasi utama bagi turis asing.
Menurut Boyke, 30 kondotel tersebut tersebar lebih banyak di area Kuta dan Seminyak. Sedangkan untuk jenis lahan perbukitan, seperti Uluwatu, pengembang lebih tertarik membangun villa atau resort.
"Ke depan memang untuk bukit seperti di Uluwatu, akan banyak villa. Jika investor menginginkan yield bisa memilih kondotel. Namun jika ingin capital gain, villa," imbuhnya.
(wep/hen)











































