Konsumen Yang Mampu Beli Rumah Tunai Hanya 8,5%

Konsumen Yang Mampu Beli Rumah Tunai Hanya 8,5%

- detikFinance
Rabu, 10 Agu 2011 13:54 WIB
Konsumen Yang Mampu Beli Rumah Tunai Hanya 8,5%
Jakarta - Transaksi pembelian rumah dengan cara tunai oleh konsumen relatif masih kecil yaitu 8,57%. Fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) tetap menjadi primadona bagi konsumen untuk melakukan transaksi pembelian rumah.

Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) Triwulan II-2011 mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen 71,08% masih memilih KPR sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian rumah. Sementara 20,35% dalam bentuk tunai bertahap dan 8,57% dalam bentuk tunai.

"Memang porsinya seperti itu, kalau ada perubahan paling hanya 1%," kata Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso kepada detikFinance, Rabu (10/8/2011)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor kemudahan mengakses fasilitas KPR dan tingkat suku suku bunga KPR yang mulai menurun semakin dimanfaatkan oleh konsumen dalam melakukan transaksi pembelian rumah.

Pola transaksi rumah kecil yang menggunakan KPR mencapai 77,13%. Selain itu tercatat dalam survei itu tingkat bunga KPR yang diberikan oleh perbankan umumnya berkisar 9-12%.

Survei itu juga menunjukan bahwa harga properti residensial mengalami peningkatan. Indeks harga properti residensial secara tahunan tercatat naik 4,53%. Berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah, dengan kenaikan tertinggi pada rumah tipe kecil sebesar 5,25%," jelas survei itu.

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga properti tertinggi terjadi di Makassar sebesar 7,7% terutama pada rumah tipe menengah. Kenaikan harga juga terjadi di wilayah Jabodebek dan Banten sebesar 5,85%, dengan peningkatan paling tinggi terjadi pada harga rumah tipe kecil sebesar 6,25%.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads