Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan pada proyek ini Perumnas terjun langsung menggarap proyek bergengsi menelan dana triliunan rupiah. Sementara proyek-proyek komersial seperti di Kalimantan antara lain Balikpapan sudah digarap melalui anak usaha.
"Tahun depan persiapan, harapan pertengahan 2013 sudah selesai," katanya kepada detikFinance, Kamis (18/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus untuk residensial kita akan tetap menawarkan hunian subsidi, sebagai bentuk keberpihakan kita pada masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.
Untuk sementara waktu saat ini pembangunan beberapa tower hunian sedang berlangsung. Sementara konsep bangunan komersial mulai tahun depan akan disiapkan termasuk pusat belanja.
"Kita juga bisa kerjasama dan mengundang Lotte, Carrefour, Giant di kota baru itu," katanya.
Superblok Perumnas ini biasa juga disebut Kota Baru Perumnas berupa integrated public housing senilai Rp 3,5 triliun di atas tanah seluas 40 hektar. Rencananya, proyek yang berlokasi di Pulo Gebang.
Di luar itu Perumnas tetap fokus pada tugasnya menyediakan rumah-rumah sederhana seharga Rp 55-70 juta bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia.
(hen/dnl)











































