"Sudah diambil kebijakan, mulai Oktober sudah normal," kata Ketua REI Setyo Maharso kepada detikFinance, Senin (5/9/2011).
Setyo mengatakan kebijakan yang diambil oleh BPN dalam jangka pendek adalah menarik blangko AJB dari daerah-daerah yang blangko AJB-nya yang tak terpakai ke daerah-daerah yang krisis blangko AJB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan masalah kelangkaan pasokan blangko AJB terbanyak terjadi di Jawa Barat seperti Bandung, Cirebon, bahkan wilayah Banten seperti Tangerang Selatan. Hal ini terjadi karena estimasi jumlah blangko AJB yang dicetak pemerintah melalui Perum Peruri tak mencukupi terhadap transaksi properti yang menggeliat khususnya di Jawa Barat.
"Ya memang transaksi terlalu tinggi, yang dicetak tak sesuai pasar, yang mencetak itu kan pemerintah melalui Peruri, misalnya yang diajukan 100.000 tetapi 120.000 permintaanya," katanya.
Kelangkaan blangko AJB di sejumlah daerah juga dikeluhkan oleh para masyarakat yang sedang melakukan transaksi pembelian tanah. Mereka mengeluh karena pembelian properti seperti tanah terganggu karena tak mendapat bukti legalitas transaksi properti.
(hen/dnl)











































