Batal Akuisisi 5 Mal, GPRA Bangun 1.000 Kamar Hotel

Batal Akuisisi 5 Mal, GPRA Bangun 1.000 Kamar Hotel

- detikFinance
Selasa, 20 Des 2011 14:36 WIB
Batal Akuisisi 5 Mal, GPRA Bangun 1.000 Kamar Hotel
Jakarta - PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) membatalkan aksi penerbitan saham baru atau rights issue senilai Rp 700 miliar yang digunakan untuk akuisisi lima pusat belanja. Selanjutnya, perseroan fokus pada pembangunan 1.000 kamar hotel, mulai 2012 dan didanai dari kas internal serta pinjaman bank.

"Rights issue enggak jadi," kata Presiden Direktur GPRA, Rudy Margono, di Bellezza, Jalan Panjang, Jakarta, Selasa (20/12/2011).

Rights issue terpaksa dibatalkan karena tidak tercapai kesepakatan antara perseroan dengan investor strategis asal Singapura. Investor ini pada awalnya masuk sebagai penyerap saham baru GPRA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Waktu itu ada rencana investasi asal Singapura, untuk mengakuisisi mal-mal. Tapi prosesnya panjang. Namun investor belum sepakat,” tambahnya.

Sebagai gantinya, perseroan memaksimalkan pinjaman dari perbankan. Dana pinjaman akan masuk dalam investasi hotel yang dibangun mulai 2012. Dalam lima tahun mendatang, GPRA akan menghadirkan 1.000 unit kamar.

“Tahun depan kita harapkan akan ada 400 kamar di Bellezza, CBD Serpong dan The Mansion,” ucap Direktur Keuangan GPRA, Amin Maulana.

Sudah ada komitmen pinjaman dari dua bank BUMN, Bank Mandiri dan BNI. Total pinjaman mencapai Rp 150 miliar. “Pembicaraaan dengan dua bank, dengan komposisi 50:50,” tuturnya.

Perseroan akan melengkapi belanja modal tahun depan dari kas internal dan uang muka hasil pembelian unit.

Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal Rp 300 miliar. Hingga November dana telah terpakai Rp 180 miliar. “Baru 60%, karena ada beberapa perizinan yang belum terserap,” imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads