Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah memfinalisasi pembangunan 15 unit rumah murah contoh di beberapa kota. Antara lain Balikpapan, Temanggung, Purworejo, Majalengka, Batam dan Kendari.
"Jadi Rp 25 juta itu termasuk tanah, tanahnya adalah HGB," kata Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Pangihutan Marpaung kepada detikFinance, Selasa (20/12/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh pembangunan rumah murah lainnya di Majalengka, di lokasi ini ada satu unit rumah sejenis dengan sama-sama menggunakan teknologi konvensional.
Rumah Murah dengan Luas Lantai 36 m², tetap menggunakan konstruksi beton bertulang, dinding setengah tembok batako, dan separuh dinding ke atas menggunakan anyaman bambu diplester, kusen kayu, lantai rabat beton, atap seng. Harga yang dibutuhkan untuk membangun rumah ini di luar pajak yaitu Rp 25 Juta
"Dindingnya tanpa plester, tanpa cat, tanpa plafon, lantai tanpa keramik, tipenya 36 sesuai ketentuan undang-undang. Tapi ada juga plester untuk dinding luarnya, atapnya ada yang asbes ada juga yang seng," jelas Pangihutan.
Ia mengatakan meski memakai atap seng dan asbes, ia menjamin ketahanan rumah murah ini bisa diandalkan. Rumah ini sudah direkomendasikan kepada pemerintah daerah untuk mengembangkannya.
(hen/ang)











































