"Tahun ini bisa sama pertumbuhannya seperti 2011, yang mencapai 40%," kata Direktur Industrial Services, Colliers Indonesia, Rivan Munansa, di Jakarta, Senin (9/1/2012).
Ia menambahkan, tidak hanya kawasan industri baru yang siap dihuni 2012. Padahal permintaan di pasar cukup tinggi. Calon pembeli bahkan rela membeli 'desain' kawasan industri dan baru dapat dipakai paling cepat tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Landlord terpaksa menjual barang, yang ready di 2012. Harganya tentu harga sekarang. Sering kali, perusahaan sudah harus ambil keputusan untuk ekspansi. Jadi harus dapat lahan. Kalau masih mau analisa, sampai lahan siap nggak dapat," tegas Research Manager Division Collier Indonesia, Ferry Salanto.
Sepanjang 2011, kenaikan paling tinggi terjadi di kawasan Karawang. Wilayah ini merupakan lokasi yang terbaik, dibandingkan yang lain, Serang, Bekasi, Tangerang, Bogor atau Jakarta.
"Karawang naik dua kali lipat. Bekasi naik 60%. Kenaikan rata-rata harga di 2011 tidak terlalu mengejutkan bagi kami," tegas Ferry.
Sepanjang 2011, Collier mencatat lahan industri telah terjual sebanyal 1.238,73 ha. Tahun 2010 saja, lahan industri yang terjual hanya 542,91 ha.
Pemilik lahan industri yang paling banyak menjual kawasan adalah Greenland, 116 ha, Bekasi Fajar 49 ha, Delta Silicon 12,85 ha, Jababeka 9,3 ha, and MM2100 2,8 ha.
(wep/qom)











































