Bangun Kota Mandiri, Jasa Marga Rambah Bisnis Properti

Bangun Kota Mandiri, Jasa Marga Rambah Bisnis Properti

- detikFinance
Senin, 30 Jan 2012 16:52 WIB
Bangun Kota Mandiri, Jasa Marga Rambah Bisnis Properti
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) akan merambah ke bisnis properti seperti pembangunan kota mandiri. Operator dan investor jalan tol ini siap bermitra dengan perusahaan properti.

Perseroan siap bekerja sama dengan pihak ketiga yaitu PT PP (Persero) dan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Lahan siap berdiri perumahan dan kawasan industri.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, pada tahap awal JSMR akan memegang saham minoritas. Pertimbangannya, perseroan belum mampu menggarap bisnis properti secara utuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karyawan bisanya jalan tol saja. Makanya kita ingin kembangkan, demi optimalisasi aset yang ada. Tahun pertama kami masih minoritas. Kita ajak mitra yang perpengalaman," kata Adit di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga Abdul Hadi, lahan yang dikuasai saat ini mencapai 50 hektar. Bagi perseroan, idealnya untuk membangun kota mandiri harus memiliki lahan 200 hektar. Untuk mengembangkan bisnis non tol, perseroan menyiapkan dana Rp 150 miliar.

Sementara itu, rencana pengembangan taman lalu lintas di Km 88 Cipularang terus berjalan. Jika memungkinkan, perseroan mengajak serta mitra untuk pembangunan pusat rekreasi seperti Ancol.

"Ide awalnya adalah taman lalu lintas di Km 88 untuk mendidik anak dari kecil tertib," paparnya.

Abdul Hadi masih menunggu hasil kajian dari konsultan dalam rangka pengembangan Km 88. Pertimbangan pembangunan rest area terpadu ini adalah wilayah Purbaleunyi strategis.

"Ini berupa memberdayakan aset. Km 88 ini tanggung. Dari arah Jakarta, ada rest are km 57, jadi kecenderungannya langsung ke Bandung. Lokasi ini juga cukup luas," pungkas Abdul.

Selain mengoptimalkan aset, masalah kenaikan traffic kendaraan yang tidak sebesar periode sebelumnya, diduga salah satu alasan Jasa Marga untuk mendiversifikasi usaha selain jalan tol. Pengembangan kota mandiri di dekat jalan tol menjadisalah rencana perseroan.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads