Hatta Kritik Bank Kasih Bunga Tinggi untuk KPR Sederhana

Hatta Kritik Bank Kasih Bunga Tinggi untuk KPR Sederhana

- detikFinance
Senin, 06 Feb 2012 19:44 WIB
Hatta Kritik Bank Kasih Bunga Tinggi untuk KPR Sederhana
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengkritik perbankan yang memberikan suku bunga lebih tinggi untuk KPR sederhana sementara rumah mewah sebaliknya. Untuk itu ia minta agar pembiayaan perumahan untuk rakyat menengah ke bawah dibedakan dengan golongan menengah ke atas.

Hal ini disampaikan Hatta menanggapi adanya perbedaan pandangan antara Kementerian Perumahan Rakyat dan beberapa bank penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) seperti Bank Tabungan Negara (BTN).

"Kalau pembiayaan perumahan itu kan harus kita lihat, kalau masyarakat kita yang rendah sebaiknya itu harus dicarikan suatu skema pembiayaan yang tidak memberatkan, lihat dong kalau rumah tipe 36 itu jangan disamakan bunganya dengan rumah-rumah mewah, nggak bisa," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, lanjut Hatta, perlu adanya skema khusus untuk pemberian pendanaan perumahan tersebut agar semua pihak bisa merasakan fasilitas pemerintah tersebut dan pihak perbankan pun mampu menjalankan fasilitas itu.

"Nah disini harus dicarikan skema yang baik, bagaimana me-mix, agar supaya ada secara tidak langsung tersubsidi bunganya menjadi drop. Itu kan yang penting," tandasnya.

Seperti diketahui program subsidi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui skim fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) mandeg di tahun kedua semenjak di gulirkan. Bank penyalur seperti BTN enggan menurunkan bunga KPR bagi penerima FLPP hingga 5-6% seperti yang diminta kementerian perumahan rakyat.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads