"Kita target penjualan lahan tahun ini sekitar 40 ha. Harganya Rp 400 ribu per m2," kata Sekretaris Perusahaan Intiland Theresia Rustandi saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Ia menjelaskan, pada triwulan I-2012 beberapa perusahaan besar berencana memasukan investasinya di NIP. Perseroan tengah berdiskusi dengan beberapa perusahaan global yang ingin membangun pabrik baru di Ngoro. Rata-rata kebutuhan lahan dari perusahaan tersebut 5 ha-20 ha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membaiknya tren investasi menyebabkan kebutuhan investor terutama asing terhadap lahan kawasan industri meningkat signifikan dalam setahun terakhir," ucap General Manager NIP Wihardi Hose.
Kini Intiland tengah mengembangkan kawasan industri NIP tahap II dengan rencana total lahan seluas 350 ha. Ini merupakan pengembangan dari NIP I.
"Perseroan tahun ini menargetkan dapat menyelesaikan perluasan 150 ha di NIP II, yang saat ini memasuki tahapan pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pengolahan air dan limbah, saluran air, serta lingkungan pada saat ini," tegasnya.
(wep/dnl)











































