Kluster Lavanya dan Ammarila menempati area seluas total 9,7 hektar dimana lebih dari 40% merupakan area hijau.
"Lavanya dan Ammarila, dua kluster baru yang ditawarkan Sinar Mas Land akan diluncurkan pada akhir Februari. Kedua kluster tersebut menawarkan kenyamanan dan kemudahan seperti kluster lain yang ditawarkan Sinarmas Land di BSD City," kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra dalam siaran pers yang dikutip detikFinance di Jakarta, Minggu (19/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kluster Ammarila yang berarti keabadian yang murni dalam bahasa sanskerta, menempati areal seluas 5,1 hektar dan memiliki 3 tipe hunian yaitu tipe LB/LT 85/112-116m2, tipe LB/LT 95/144m2, dan tipe LB/LT 111/180m.
Sedangkan kluster Lavanya berada di atas lahan seluas 4,7 hektar hanya memiliki 2 tipe hunian diantaranya Tipe LB/LT 175/200-220-250 dan Tipe LB/LT 225/300. Harga yang ditawarkan untuk hunian ini dimulai dari 830 juta, dan untuk satu unit rumah di kluster Lavanya dimulai dari harga Rp 1,9 miliar.
"Di kluster Ammarila kami hanya menawarkan 142 unit rumah dan 40 kapling tanah. Sedangkan di kluster Lavanya, BSD City hanya menawarkan 55 unit rumah dan 24 kapling tanah. Kami juga optimis kedua cluster ini memiliki banyak peminat, apalagi jika melihat kesuksesan dua klaster sebelumnya di kawasan The Avani," papar Ishak.
Selain Santa Ursula, Al Azhar, Binus Intenational School, Stella Marris dan Swiss German University yang sudah lama berdiri kokoh sebelumnya, kini juga telah dibangun Sinar Mas World Academy, Jakarta Nanyang School dan Sekolah Tinggi Prasetya Mulia sebagai pelengkap sarana pendidikan di BSD City.
Untuk sarana perkantoran, Telah berdiri juga kawasan BSD Green Office Park yang merupakan kawasan perkantoran dengan standar Green Concept pertama di Indonesia, dan telah meraih Green certified dengan tingkat Gold Mark dari Lembaga Internasional Building Construction Authority (BCA) yang bermarkas di Singapura.
(dru/dru)











































