Menurut Direktur Utama perseroan, Agus. J Alwie, pembangunan kondotel akan dimulai September 2012. Sedangkan town house akan mulai digarap lebih dulu, Juni 2012. Pembangunan menghabiskan waktu sekitar satu setengah tahun, dengan unit yang tersedia sebanyak 296 kamar kondotel dan 38 town house.
"Kami senang melebarkan sayap ke kota bersejarah, Yogyakarta. Di tanah seluas 8.761 m2 akan kami bangun kondotel dan town house. Awana akan mulai kami pasarkan Februari dan selesai akhir 2013," katanya di Rasuna Epicentrum, Jakarta, Jumat (25/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk harga kondotel per meter Rp 16 juta. Kalau town house Rp 20 juta. Kalau untuk unit terkecil 21 m2 sekitar Rp 400 jutaan. Target pasar kami adalah eksekutif mudah, pebisnis, investor dan profesional," paparnya.
Usai terbangun, kondotel akan dioperasikan oleh Aston International Indonesia. Hari ini Graha Multi Insani dan Aston melakukan penandatanganan kerja sama manajemen hotel Awana.
Investasi pembangunan Awana menghabiskan dana Rp 120 miliar termasuk tanah. Dana didapat dari kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan.
"Sementara untuk target penjualan seluruh unit diharapkan Rp 200 miliar. Target akan terjual habis dalam waktu satu tahun, bahkan lebih cepat. Sebelum launching saja, terdapat 30% dari total yang disediakan," imbuh Agus.
(wep/ang)











































