Wajib Pakai Listrik Surya di Perumahan Sulit Dilakukan

Wajib Pakai Listrik Surya di Perumahan Sulit Dilakukan

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 09 Apr 2012 14:02 WIB
Wajib Pakai Listrik Surya di Perumahan Sulit Dilakukan
Jakarta - Pemerintah akan mewajibkan pengembang perumahan dan apartemen memakai listrik tenaga surya (solar cell) untuk penerangan umum. Kebijakan ini dianggap memberatkan terutama implementasinya di lapangan.

Director Office Services Colliers International Bagus AdiKusumo mengatakan rencana kebijakan itu merupakan niat baik pemerintah dalam menggalakkan program penghematan energi, namun harus didukung dengan sistem dan implementasi yang sesuai.

"Saya rasa di Indonesia idenya bagus tapi penerapannya berat, aplikasinya itu sulit," katanya dalam acara Colliers Press Luncheon di Gedung WTC Sudirman Jakarta, Senin (9/4/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagus menambahkan hal ini harus sesuai dengan sistem yang ada dan juga harus ada konsekuensi terhadap penerapan program penghematan ini. "Saya sih setuju aja. Tapi reliable apa nggak, jangan nanti tidak konsisten," tuturnya.

Meskipun menurutnya dari sisi pengembang, rencana penghematan energi menggunakan lampu bertenaga surya ini akan menguntungkan para pengembang properti. Penghematan itu akan mempengaruhi harga sewa dan jual gedung-gedung dan apartemen atau sektor properti lainnya.

"Kalau listrik dikurangi, rentalnya dinaikin, dari sisi income developer bisa naik. Bisa lebih cepet incomenya," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengatakan akan membuat aturan soal kewajiban kawasan perumahan dan gedung bertingkat menggunakan listrik panel surya untuk fasilitas umum seperti penerangan jalan. Hal ini bagian dari gerakan penghematan energi nasional.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads