"Pembangunan gedung perkantoran seluas 63 ribu meter persegi ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir dan diharapkan dapat ditempati mulai bulan Desember 2012," ungkap President Director PT Ciputra Property Tbk Candra Ciputra, di Jakarta (24/4/12).
Selain gedung perkantoran, proyek yang dibangun di lahan seluas 5,5 hektar ini pun menyuguhkan fasilitas premium, seperti pusat perbelanjaan seluas 130 ribu meter persegi dengan 200 outlet, 100 restoran, auditorium berkapasitas 1200 tempat duduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek keseluruhan superblock yang menempati lahan seluas 5,5 hektar ini pun menawarkan konsep bangunan hijau (green building) dengan teknik pengerjaan dan keahlian yang mendukung pemakaian listrik yang hemat serta bangunan yang ramah lingkungan.
"Konsep bangunan hijau yang kami usung di gedung perkantoran Ciputa World Jakarta menjadi salah satu daya tarik bagi para tenant, selain lokasi kami yang strategis di kawasan bisnis (CBD)," ungkap Candra.
Dengan hadirnya gedung perkantoran, Ciputra World Jakarta bisa memenuhi permintaan akan lahan perkantoran di pusat bisnis Jakarta khususnya untuk blue chip tenants "Dan pada akhirnya turut serta dalam memajukan perekonomian Indonesia," tutupnya.
Menurut data Colliers International pada tahun 2012 lahan seluas 244.052 meter persegi digunakan untuk pembangunan 3 mal besar, yakni Kota Kasablanka, Kemang Village dan Ciputra World.
Pada tahun 2012, hanya da 6 pusat perbelanjaan baru yang berdiri di lahan lebih dari 100.000 meter persegi termasuk Kota Kasablanka. Selain 3 Mal itu Jakarta akan kehadiran 3 pusat perbelanjaan yang mulai akan beroperasi.
(zlf/hen)











































