Hal ini disampaikan Direktur Consumer dan Operasional BTN Irman Alvian Zahiruddin usai paparan publik dalam Investor Day di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (3/5/2012).
"Ada 10 ribu unit untuk KPR komersial yang kami siapkan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada periode selanjutnya, perseroan mengejar 2.500 unit rumah KPR FLPP baru meski unit yang disediakan pengembang relatif sedikit. "Kita kejar 2.500 lagi," tutur Irman.
Sebelumnya, Irman menerangkan lambannya penyaluran kredit FLPP. Alasannya, banyak rumah yang ditawarkan sudah di atas dari syarat pembiayaan FLPP.
"Unit yang ada hari ini yang luasnya tipe 36 atau harganya di atas Rp 70 juta. Jadi nggak masuk dalam katagotri FLPP," tegasnya.
"Kita masih komit 16.000 unit FLPP tahun ini. Kita kejar (penyaluran) Rp 1 triliun. Keinginan BTN membiayai 120 ribu rumah atau uangnya Rp 7 triliun," tambahnya.
(wep/dru)











































