Mau? Beli Rumah Rp 4 Miliar Langsung Bawa Pulang Alphard

Mau? Beli Rumah Rp 4 Miliar Langsung Bawa Pulang Alphard

Rista Rama Dhany - detikFinance
Sabtu, 05 Mei 2012 13:24 WIB
Mau? Beli Rumah Rp 4 Miliar Langsung Bawa Pulang Alphard
Jakarta - Pameran properti REI Expo 2012 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Para penjual properti memberikan penawaran menarik, seperti beli rumah bonus mobil Toyota Alphard.

"Pameran kali ini merupakan yang ke-25 kalinya diadakan REI yang rutin dilakukan setiap tahun. Ada 137 lokasi proyek strategis dari 120 pengembang di Indonesia," kata Ketua Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso di lokasi Pameran REI Expo, JCC, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).

Acara pameran tersebut menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) yang berani menawarkan bunga KPR sebesar 6,99%. Bahkan Pengembang BroadbizAsia berani menawarkan Apartemen Paragon Square dibilangan Hasyim Azhari Tanggerang dengan Rp 1 (satu rupiah).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu pengembang Gapura Prima berani memberi hadiah 1 unit mobil mewah Alphard jika membeli satu unit rumah di pameran tersebut.

"Jika beli rumah di kami saat ini langsung bonus hadiah, bahkan kalau beli rumah Rp 4 miliar langsung bawa pulang mobil Alphard," ujar Amin dari pengembang Gapura Prima.

Tidak mau kalah, Jababeka yang identik dengan pengelola kawasan industri ikut menawarkan proyek investasi hunian hingga usaha.

"Kita memang identik dengan kawasan Industri, tapi kita juga punya kawasan hunian dari Rp 400 juta untuk rumah dan Rp 800 juta untuk Rumaha Toko," kata Vice General Manager Jababeka, Eric Iman Santoso.

Menurut Eric, yang sangat menarik di Jababeka adalah di kawasan tersebut adalah kawasan hunian mandiri, Jababeka memiliki 1,2 juta penduduk, apa saja di sana ada.

"Apalagi Oktober 2012 diresmikan pembangunan akses tol dan Februari 2013 diperkirakan sudah rampung dan pastinya akan jadi lokasi yang sangat stratgis dan investasi yang sangat menarik," tandas Eric.

Terkait target transaksi pada pameran tersebut, diungkapkan Setyo, tahun lalu saja pameran kita tembus Rp 1,7 triliun, dengan makin terus tumbuhnya sektor properti pastinya akan lebih tinggi lagi.

"Tahun lalu saja Rp 1,7 triliun tahun ini tentunya kami harapkan lebih apalagi dengan dukungan suku bunga yang terus turun tentunya akan makin tinggi. Tapi dampak yang paling benar terasa adalah setelah 2-3 bulan sesudah pameran karena pengunjung lihat-lihat dulu lalu membandingkan mana yang akan dipilihnya," tutup Setyo.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads