Perseroan menggandeng mitra strategis yakni PT Megah Jaya Prima Lestari, dengan penyertaan modal pembangunan Rp 60 miliar. Kesepakatan kerjasama terlaksana Jumat (8/6/2012), dengan rencana pembangunan Wihz Hotel Makassar pada Oktober 2012 dan siap beroperasi akhir 2013.
Direktur Utama Intiwhiz, Moedjianto Soesilo Tjahjono menerangkan, Gran Whiz hadir melihat kebutuhan akan hunian di Makassar yang tinggi. Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), jumlah wisatawan yang datang ke Makassar terus meningkat. Pada 2011 wisatawan domestik mencapai 3 juta orang atau naik 32% dari periode sebelumnya. Sedangkan Wisman 32.385 orang atau meningkat 15%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih dengan okupansi di Makassar rata-rata mencapai 65%-70% dan pada saat tertentu terjadi kekurangan kamar ketika penyelenggaraan pariwisata atau bisnis.
Perseroan pun berencana menambah dua hotel baru di Bali. Sebelumnya Intiwhiz telah mengoperasikan dua hotel di Legian dan Sanur. Pertama di Jalan Gatot Subroto, di mana perseroan mengajak mitra strategis PT Batu Sari Lestari sebagai investor.
Satu hotel lain siap hadir di Sanur. Getolnya perseroan membangun hotel, khususnya di Bali bukan tanpa alasan. Provinsi ini terus berkembang sebagai pusat wisata dan bisnis di Indonesia.
"Bali tingkat huniannya masih kuat. Ada market yang masih terbuka lebar," tegas Direktur Operasional Intiwihz, Ndang Mulyadi.
(wep/dnl)











































