Banyak alasan properti Singapura terus diburu, salah satunya iklim investasi yang relatif stabil. Singapura juga menjadi negara 'komplit' sebagai pusat pendidikan dan kesehatan di regional Asia Tenggara.
Menurut Deputy General Manager Far East Organization, Tommy William, berdasarkan hasil survei iProperty Asia Market 2011, warga Indonesia menjadi pemburu properti ketiga terbesar Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Singapura kota paling kompetitif, melampaui Tokyo dan Hongkong. Dengan alasan investasi, pendidikan dan kesehatan," tambahnya.
Tommy mengatakan, pemicu lain kenapa banyak WNI masuk ke pasar properti Singapura adalah aturan pemerintah setempat yang mendukung iklim investasi.
"Tidak ada larangan untuk pemilikan asing, juga tidak ada pajak perolehan modal. Maksudnya adalah, jika kita memiliki properti, pada saat jual harga awal properti tersebut tidak kena pajak," tegasnya.
Selain itu, properti Singapura didukung oleh jadwal pembayaran yang teratur, serta aset properti dapat diwariskan tanpa dibebankan pajak baru.
(wep/ang)











































