Realisasi Penyerapan KPR Subsidi Baru Mencapai 3%

Realisasi Penyerapan KPR Subsidi Baru Mencapai 3%

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 25 Jun 2012 17:27 WIB
Realisasi Penyerapan KPR Subsidi Baru Mencapai 3%
Jakarta -

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mencatat baru 7.000 rumah sederhana yang bisa difasilitasi KPR subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sepanjang 2012. Realisasi ini jauh dari target pemerintah pada tahun ini bisa merealisasikan 140.000 unit.

"Sekarang pemerintah punya target sendiri dari 600 ribu jadi 140 ribu realisasinya baru 7000 ribu, jadi baru sekitar 2-3%, dari target jauh banget," kata Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo di Kantor Kadin, Senin (25/6/2012)

Ia mengatakan dengan peraturan menteri perumahan rakyat yang baru soal aturan FLPP dan harga rumah tapak dan rusun sederhana diharapkan pengembang bisa semangat membangun rumah. Meskipun dengan peraturan menteri baru itu membuat perubahan harga maksimal dari rumah sederhana untuk kalangan berpenghasilan rendah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya bukan naikkan harga, tapi Harga yang sebenarnya memang seperti itu, jadi peraturan itu hanya menyesuaikan saja, karena peraturan yang pertama itu nggak sesuai dengan yang di lapangan," katanya.

Eddy menuturkan selama ini kenyataanya jika pemerintah tak mengubah harga maka semakin sulit penyerapan rumah bagi kalangan kelas bawah.

"Kalau dulu Rp 70 juta untuk tipe 36 itu nggak sanggup, Rp 80 juta sulit. Karena Rp 70-80 juta di Jabodetabek itu tipe di bawah 36. Sementara Tipe yang dibawah 36, tidak difasilitasi oleh pemerintah, tidak diberi subsidi. Justru itu yang jadi masalah, sehingga sekarang backlog perumahan itu 12,6 juta," katanya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads