Pemerintah Optimistis 189.000 Rumah KPR Subsidi Terserap Tahun Ini

Pemerintah Optimistis 189.000 Rumah KPR Subsidi Terserap Tahun Ini

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 09 Jul 2012 13:59 WIB
Pemerintah Optimistis 189.000 Rumah KPR Subsidi Terserap Tahun Ini
Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) optimistis target penyaluran KPR fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR subsidi tipe 36 terealisasi tahun ini. Dari hasil investarisir sementara, ada 54.000 unit bakal terealisasi dari target 189.166 unit rumah FLPP di 2012.

Penyaluran KPR FLPP sebesar Rp 7,1 triliun untuk rumah tapak dan rumah susun sebanayk 189.166 unit selama ini masih belum diserap secara maksimal
karena pengembang tidak tertarik membangun rumah murah tersebut.

Kepala Pusat Pembiayaan Perumahan Kemenpera, Dyah Tjahyani Saraswati menjelaskan penyeragaman harga KPR FLPP untuk rumah tapak sebesar Rp 70 juta menjadi penyebab rendahnya minat pengembang untuk membangun rumah murah di seluruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengembang ini mendapat kemudahan dan harga jualnya tidak sama rata lagi, itu yang membuat sebenarnya pasokan itu terhambat, dulu harganya Rp 70 juta dari Sabang sampai Merauke," ungkap Saraswati di DPR, Senin (9/7/2012).

Saraswati menjelaskan, dengan pemberlakuan pembedaan harga jual maksimal untuk pembiyaan KPR FLPP. Diharapkan pengembang tertarik kembali membangun rumah murah tipe 36.

"Kalau harga jual itu yang ditetapkan oleh daerah itu ditetapkan per wilayah maksimal, itu sudah masuk di inventaris kita 54 ribu unit. Itu yang membuat kami optimistis," sebutnya.

Seperti diketahui, penentuan harga maksimal rumah murah tipe 36 berdasarkan wilayah dari Kemenpera adalah sebagai berikut: Wilayah I: Sumatera (kecuali Batam, Bintan, dan Karimun), Jawa dan Sulawesi yaitu sebesar Rp 88 juta/unit.

Wilayah II: Kalimantan, Maluku, NTB, NTT yaitu sebesar Rp 95 juta. Wilayah III: Papua dan Papua Barat yaitu sebesar Rp 145 juta/unit Wilayah khusus Jabodetabek, Batam, Bintan, Karimun dan Bali yaitu sebesar Rp 95 juta/unit.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads