Associate Director Research Jones Lang LaSalee Indonesia Anton Sitorus menyatakan, pencakar langit jadi solusi pengembang untuk memenuhi permintaan ruang perkantoran di tengah tingginya harga tanah di Jakarta.
"Tahun 2009 skyscraper mencapai 40 gedung dan tahun ini diprediksi mencapai 75 gedung seiring selesainya beberapa gedung baru. Gedung pencakar langit yang mencapai 75 ini didominasi oleh grade A. Untuk grade B banyak 20%. Pembangunan dilakukan (pengembang) karena tanah Jakarta makin mahal," tutur Anton di kantornya, Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Residential Project Marketing Group Head Jones Lang LaSalle Luke Rowe menambahkan, perkembangan gedung pencakar langit menjadi hal yang lumrah di Jakarta.
"Kota akan terus berevolusi menjadi kota megapolitan seperti kota besar lainnya dengan gedung pencakar langit yang mewarnai skyline," ucap Luke.
(wep/dnl)











































