Taman bermain seharga US$ 239 juta atau setara dengan Rp 2,151 triliun ini merupakan yang pertama di Asia setelah sebelumnya terdapat di Denmark, Jerman dan Inggris.
General Manager Legoland Malaysia, Siegfried Boerst mengatakan sejak ground breaking pertama pada Desember 2009, Legoland kini dalam tahapan penyelesaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlokasi di Johor Bahru, Legoland Malaysia ini menyediakan jutaan keping Lego yang bisa digunakan untuk berkreasi selama bermain di taman. Supaya tidak kepanasan di tengah iklim tropis Malaysia, Legoland menyediakan beberapa wahana bertema air.
Jika sudah rampung, taman tersebut akan terbagi menjadi tujuh tema. Miniland akan mejadi tema yang utama, menghadirkan versi mini dari kota-kota dan bangunan khas seputar Asia Tenggara. Seluruhnya dibangun dari 25 juta keping Lego.
"Akan ada beberapa ikon Asia, seperti Merlion (Singapore), Angkor Wat (Kamboja), Taj Mahal (India), Petronas Twin Towers (Malaysia) dan lebih banyak lagi," tambah Jelas Humas Legoland, Matthew Law.
Pengunjung akan diberi julukan 'Heroes' ketika memasuki area bertema 'Imagination'. Sebuah area khusus untuk mengasah kemampuan merangkai kepingan-kepingan Lego. Sementara area Lego Technic akan menyediakan wahana roller-coasters dan permainan menantang lainnya.
Sedangkan area Lego City, anak kecil bisa berlayar di perahu sendiri dan mengemudi mobil-mobil Legoland, tapi tapi setelah punya Surat Izin Mengemudi (SIM) Legoland terlebih dahulu.
Tiket masuk harian untuk anak di bawah 12 tahun dipatok US$ 35 atau Rp 315 ribu dan dewasa US$ 44 atau Rp 396 ribu.
(dru/ang)











































