Kondisi ekonomi Indonesia yang relatif stabil mendorong peningkatan bisnis, hal ini juga mendorong naiknya permintaan ruang perkantoran. Hingga Juni 2012, harga rata-rata ruang perkantoran di Jakarta sudah mencapai Rp 20,66 juta per m2.
Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia Triwulan II-2012, seperti dikutip, Minggu (12/8/2012), harga perkantoran ini mengalami kenaikan 30,63% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau naik 7,43% dibandingkan triwulan I-2012.
Ruang perkantoran CBD dibandrol lebih tinggi mencapai Rp 23,13 juta per m,2 sedangkan wilayah sekunder (non-CBD) Rp 15,66 juta per m2. BI memperkirakan, tren kenaikan di triwulan II-2012 akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besarnya permintaan, sementara di sisi lain tambahan pasokan relatif terbtas, menjadi faktor pendorong utama dari kenaikan harga jual ruang perkantoran di masa mendatang," tulis BI.
Kajian bank sentral juga menunjukan, pasokan perkantoran meningkat 166.300 m2 pada triwulan II-2012. Diantaranya berasal dari kawasan CBD. Pasokan baru menjadikan kumulatif suplai naik 16,38% menjadi 1,18 juta m2.
Pasokan semakin bertambah usai diselesaikannya tiga bangunan di sekitar CBD dan lima bangunan di kawasan sekunder. Potensi tambahan ruang ini mencapai 289.220 m2.
Tidak hanya perkantoran strata-title yang meningkat, pasokan pasar sewa (leased-office) diketahui juga naik 2,07% (qtq) atau 2,8% (yoy) menjadi 6,4 juta m2. Penambahan 130.064 m2 didapat dari AXA Tower dan Soverign Plaza yang mulai beroperasi.
"Hingga akhir tahun, perkantoran sewa di Jakarta semakin semarak dengan rencana penyelesaian empat proyek di CBD dan sembilan proyek di non-CBD dengan total pasokan 538.542 m2," tuturnya.
"Besanya permintaan ruang perkantoran juga diikuti penyesuaian tarif sewa oleh manajemen. Kenaikan tarif 6,91% (qtq) atau 12,11% (yoy) menjadi Rp 178.693 per m2 per bulan," tegasnya.
Khusus tarif sewa perkantoran di CBD lebih tinggi, sebesar Rp 201.132 per m2 per bulan, sedangkan wilayah sekunder relatif bertahan pada kisaran Rp 139.300 per m2 per bulan.











































