RI Butuh 2,6 Juta Rumah per Tahun

RI Butuh 2,6 Juta Rumah per Tahun

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 14 Agu 2012 11:41 WIB
RI Butuh 2,6 Juta Rumah per Tahun
Jakarta - Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI), Setyo Maharso berharap kepada seluruh stakeholder untuk mendukung program yang mengusung lebih banyak rumah demi kesejahteraan masyarakat. Hitungan Setyo tiap tahunnya Indonesia butuh 2,6 juta rumah.

Ia mengatakan, sesuai amanat pasal 28H ayat 1 UUD 1945 setiap masyarakat berhak untuk bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan yang baik . Namun nyatanya makin banyak masyarakat tidak bisa memiliki rumah karena tidak adanya akses pendanaan.

Hasilnya kebutuhan akan rumah pun semakin membumbung, bahkan jumlah kekurangan pasokan perumahan di 2011 mencapai 13,5 juta rumah. Sebagai solusinyaa adalah realisasi UU Tabungan Perumahan Nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selayaknya pemerintah harus mengupayakan seluruh rakyat Indonesia menempati rumah yang layak," katanya di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Setyo menghitung kebutuhan akan rumah mencapai 2,6 juta unit per tahun, dengan berbagai faktor yakni:

Akibat pertumbuhan penduduk

Dengan penduduk Indonesia 241 juta jiwa dan angka pertumbuhan penduduk 1,3%. Rata-rata orang per KK sekitar 4,3 jiwa. Berdasarkan asumsi itu kebutuhan rumah menjadi 729.000 unit per tahun. Ini hasil dari pengalian penduduk dengan angka pertumbuhannya, lalu dibagi rata-rata orang per KK.

Akibat rehabilitasi dan upgradation

Jumlah rumah di Indonesia 49,3 juta unit, dengan tingkat kerusakan dan harus diperbaiki per tahun 3%. Maka diketahui kebutuhan rumah 1.479.000 unit.

Akibat backlog (shortage)

Angka backlog 8 juta unit, dengan asumsi dipenuhi dalam 20 tahun. Maka jumlah backlog per tahun mencapai 400.000 unit.

"Dengan tiga faktor ini, total kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 2.608.000 unit rumah per tahun," jelas Setyo.

(wep/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads