Bangunan di DKI Tak Teratur, Banyak 'Lautan' Parkir

Bangunan di DKI Tak Teratur, Banyak 'Lautan' Parkir

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 15 Agu 2012 16:35 WIB
Bangunan di DKI Tak Teratur, Banyak Lautan Parkir
Jakarta - Sebagai Ibu Kota Negara, pembangunan di DKI Jakarta berlangsung pesat. Dari bangunan gedung bertingkat, mal, perumahan dan pemukiman seolah berlomba berdiri.

Menurut Pengamat Arsitektur, Ridwan Kamil, pembangunan gedung di Jakarta saat ini seperti sibuk sendiri-sendiri dimana setiap bangunan seolah menjadi lautan parkir.

"Banyak bangunan di Jakarta saat ini seperti lautan parkir, termasuk pula seperti Kantor Kementerian Pekerjaan Umum saat ini, pelatarannya halamannya dipenuhi kendaraan yang parkir," kata Ridwan di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (15/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya kata Ridwan, kendaraan parkir semuanya diparkir di basement. "Namun masalahnya karena banyaknya kendaraan parkir malah berada di dalam gedung, jadi 4 lantai basement buat parkir ditambah 6 lantai atas juga dibuar parkir, baru lantai 7 nya untuk kantor," ungkapnya.

Kawasan Kemang, kata Ridwan, kawasan tersebut seharusnya untuk pemukiman, namun coba lihat saat ini bagaimana, kanan kiri berdiri cafe dan restoran.

"Belum lagi ada bangunan mal disana, efeknya jalanan menjadi sempit dan menimbulkan kemacetan. Saya tidak mengerti bagaimana kawasan itu kan masih kawasan pemukiman, tentunya ini ada pelanggaran peruntukan yang sengaja diakomodasi," ungkapnya.

Kemudian kawasan Jl Dr. Satrio, bagaimana pengelola mall yang berjejer disana mendengungkan akan menjadi Orchard Road-nya Jakarta seperti di Singapura.

"Yang namanya Orchard itu kenyamanan berbelanja dengan menggabungkan pedesterian yang lebar minimal 11-15 meter, tapi coba lihat disana, pedesteriannya seuprit-uprit," ungkapnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads