"Usulan alokasi anggaran tahun 2013 sebagaimana diusulkan dalam renja sebesar Rp 27,883 triliun yang membuat beban kerja semakin meningkat," kata Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz usai perayaan HUT Kemerdekaan RI di kantornya, Jumat (17/8/2012).
Ia menambahkan, Kemenpera senantiasa diberi tuntutan dalam rangka penyuksesan target-target pembangunan sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2010-2014 dan Direktif Presiden mengenai Program Pro Rakyat Klaster IV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos Tanah Abang ini juga mengakui, dalam pelaksanaan progam pembangunan Perumahan Rakyat ditemui sejumlah kendala. "Pembangunan perumahan dan permukiman, masih dihadapkan pada permasalahan-permasalahan pokok maupun tantangannya," ujar Djan Faridz.
"Beberapa permasalahan pokok yang dimaksud diantaranya adalah keterbatasan penyediaan rumah, peningkatan jumlah rumah tangga yang menempati rumah tidak layak huni dan tidak didukung oleh prasarana, sarana lingkungan dan utilitas umum yang memadai serta semakin luasnya permukiman kumuh," tegasnya.
(wep/dru)











































