Kebutuhan rumah di Jabodetabek makin tinggi, menyebabkan industri properti terus berkembang hingga pertengahan 2012. Di sisi lain, pembangunan rumah relatif melambat akibat semakin sulitnya mencari tanah kosong.
Hal ini menjadikan konsep perumahan terbatas atau Town House makin banyak bermunculan di pinggiran Jakarta. Pengembang skala kecil banyak yang 'terjun' di konsep ini.
Hal ini disampaikan Principal Ray White Pondok Indah Arteri, James Wisan kepada detikFinance, Minggu (26/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendirian Town House berada di areal sekitar 1.500 m2 - 3.000 m2. Rata-rata tiap rumah memiliki luas 200 m2-300 m2. Khusus wilayah pinggiran Jakarta Selatan, Town House banyak ditemui di sekitar Tanah Kusir, Bintaro, Pondok Aren.
"Jadi nggak besar, sekitar empat sampai sepuluh rumah. Biasanya (pembeli rumah) kluster adalah keluarga muda. Ada juga yang sudah mapan. Dengan kluster enak, lebih nyaman dengan security sendiri," tegasnya.










































