Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan setelah adanya akses tol, kawasan berikat Marunda akan memiliki nilai jual tinggi. "Tanahnya boleh dilewati jalan tol, ini nilai tanahnya akan tinggi," imbuh Dahlan di Kementrian BUMN, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Dahlan menegaskan, sebelum ada rencana proyek The New tanjung Priok dan akses tol, harga jual tanah disana sangat murah. "Kalau disana nggak ada yang minat," imbuh Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasan industri yang dikelola oleh PT Kawasan Berikat Nusatara (KBN) itu, nantinya akan menjadi kawasan industri strategis.
"NJOP (nilai jual objek pajak) sekarang Rp 800 ribu per meter (tanah) kalau sudah dilewati jalan tol nilainya jadi Rp 4 juta," ungkap Raharjo.
Selain meningkatkan nilai tanah di kawasan berikat, Raharjo juga menjelaskan bahwa dengan adanya pembangunan The New Tanjung Priok kawasan industri yang dikelola oleh KBN ini bisa menjadi pusat industri berbasis ekspor.
"Secara nasional akan meningkatkan ekspor non migas karena di ada kawasan industri," tutupnya.
(hen/hen)










































