Sempat Dicap Kawasan Banjir, Harga Rumah Kelapa Gading Tetap Melejit

Sempat Dicap Kawasan Banjir, Harga Rumah Kelapa Gading Tetap Melejit

- detikFinance
Jumat, 07 Sep 2012 16:07 WIB
Sempat Dicap Kawasan Banjir, Harga Rumah Kelapa Gading Tetap Melejit
Jakarta - Kawasan Kelapa Gading makin jadi tempat favorit untuk hunian bagi para kalangan kelas menengah dan atas di Jakarta. Wilayah utara Jakarta ini pun tidak lagi dicap banjir selama lima tahun terakhir ini.

Akibatnya, pertumbuhan harga rumah Kelapa Gading makin tak terbendung. Kenaikan setiap tahunnya mencapai 10%-20%, tergantung lokasinya.

Prinsipal Ray White Kelapa Gading, Natalia menjelaskan, pasar perumahan Kelapa Gading makin hot setiap tahunnya. Rata-rata harga rumah dengan lokasi strategis mencapai Rp 1,5 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelapa Gading sudah dalam lima tahun ini nggak banjir karena kebantu oleh Banjir Kanal Timur (BKT). Harga juga masih bagus, yang berada di tengah kota Rp 1,5 miliar," kata Natalia saat berbincang dengan detikFinance, Jumat (7/9/2012).

Harga yang selalu naik disebabkan oleh penawaran yang diajukan penjual terlampau tinggi. Jauh dari harga rata-rata. Permintaan rumah bekas di Kelapa Gading masih tinggi.

"Penjual jarang sekali kasih harga murah. Demand juga cukup tinggi. Adalah mereka yang mencarikan untuk anak atau kerabatnya," paparnya.

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) merilis survei properti terbaru, yang menunjukkan harga rumah bekas Kelapa Gading naik paling tinggi sekitar 3,85%.

"Berdasarkan wilayah kenaikan harga tanah tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Utara (4,28%) terutama wilayah Kelapa Gading (7,44%) dan Sunter (5,95%) dengan harga jual rata-rata Rp 8,72 juta," jelas survei BI.

(wdo/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads